Translator




Close X
2023-08-18

BEI Masukkan Saham UNIQ dalam Papan Pemantauan Khusus


JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) ke dalam papan pemantauan khusus.

BEI memasukkan saham UNIQ dalam pemantauan khusus usai mencabut suspensi saham UNIQ di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada pagi tadi. Keputusan ini efektif berlaku pada Jumat (18/8/2023).

Hal yang mendasari UNIQ masuk pemantauan khusus berkaitan dengan kriteria nomor 10, yakni suspensi efek lebih dari 1 hari bursa karena aktivitas perdagangan.

Diketahui, saham UNIQ digembok sejak 27 Juli 2023, menyusul adanya peningkatan harga kumulatif saham yang signifikan.

Tak main-main, dalam tiga bulan tereakhir, saham UNIQ meroket 236,21%, sementara sepanjang 2023 per Jumat (18/8/2023), UNIQ terbang 230,5%.

Sebagai konstituen Papan Pemantauan Khusus yang terjerat kriteria nomor 10, maka UNIQ dimungkinkan keluar apabila telah berada dalam papan pemantaun selama

2023-08-03

Ulima Nitra (UNIQ) Balikkan Rugi Jadi Laba Rp 18,8 Miliar, Begini Rahasianya

PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) sukses mencatatkan laba bersih periode berjalan Rp 18,8 miliar sepanjang semester I-2023, berbalik dari rugi Rp 9,46 miliar pada semester I-2022. Jumlah laba perseroan bahkan telah mencapai 81% dari total laba bersih tahun lalu.

Selain laba bersih, penjualan dan pendapatan usaha Ulima Nitra juga meningkat yakni 49% (yoy) menjadi Rp 238,26 miliar. Sedangkan total aset perseroan naik 23% karena bertambahnya aset lancar sebesar 28% dan aset tidak lancar sebanyak 19%.

Direktur Ulima Nitra (UNIQ) Ulung Wijaya mengatakan, secara omset dan biaya kuartal II-2023 mencapai kurang lebih 50% dari full year 2022, penyumbang laba bersih bisa mencapai 81% adalah manfaat pajak tangguhan sebesar Rp 5,65 miliar yang menambah pajak 30% dari laba sebelum pajak.

Tidak hanya itu, lanjut dia,

2023-08-02

UNIQ meraup laba bersih Rp18,8 miliar sepanjang semester I-2023

Jakarta (ANTARA) - PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) berhasil meraup laba bersih Rp18,8 miliar

sepanjang semester I-2023, lebih besar dibandingkan laba bersih pada periode sama tahun

sebelumnya yang merugi Rp10 miliar serta menandai perolehan laba bersih perseroan telah

mencapai 81 persen dari total laba bersih full year 2022.

“Secara omzet dan biaya kuartal II-2023 mencapai kurang lebih 50 persen dari full year 2022,

penyumbang laba bersih bisa mencapai 81 persen adalah manfaat pajak tangguhan sebesar

Rp5,654 miliar yang menambah pajak 30 persen dari laba sebelum pajak,” kata Direktur Utama

UNIQ Ulung Wijaya melalui keterangan tertulis, di Jakarta, Rabu.

Selain mencatatkan kinerja positif pada laba bersih, penjualan dan pendapatan usaha UNIQ

juga ikut mengalami peningkatan sebesar 49 persen jika dibandingkan dengan periode yang

sama tahun lalu.

Sedangkan untuk total aset perseroan mencatatkan